Post Top Ad

Tuesday, October 7, 2014

Hipertensi esensial dan sekunder


 ace maxs murah
Hipertensi atau darah tinggi adalah kondisi umum di mana cairan darah dalam tubuh menekan dinding arteri dengan cukup kuat hingga akhirnya menyebabkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung. Tekanan darah ditentukan dengan jumlah darah yang dipompa jantung dan jumlah resistensi terhadap aliran darah pada arteri Anda. Semakin banyak darah dipompa jantung Anda dan arteri Anda menyempit, tekanan darah akan meningkat.

Hipertensi terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :

1. Hipertensi Esensial

Hipertensi esensial sering disebut dengan hipertensi primer. Hipertensi kategori ini paling sering ditemui. Jumlahnya mencapai 90-95% dari penderita hipertensi secara keseluruhan. Ketidakpastian faktor penyebab ini membuat penderita hipertensi esensial sulit mengetahui pemicu tingginya tekanan darah tinggi.

Ada beberapa kemungkinan penyebab hipertensi esensial. Dari berbagai penelitian yang dilakukan hipertensi jenis ini tidak mengikuti pola penyakit yang diturunkan pada umumnya. Salah satu hal yang mungkin menyebabkan hipertensi ini adalah kelainan gen tunggal yang mepengaruhi metabolisme natrium sehingga menimbulkan hipertensi. Tetapi kasus ini jarang terjadi. Untuk memastikannya, para peneliti sedang mempelajari peran gen dalam memicu hipertensi.

Penyebab terbesar hipertensi esensial adalah faktor keturunan dan gaya hidup tertentu.

2. Hipertensi Sekunder

Kasus hipertensi sekunder lebih rendah dibandingkan dengan hipertensi esensial. Penyakit ginjal merupakan penyebab terbesarnya yaitu 5-10% dari keseluruhan hipertensi. Hal ini karena ginjal berperan penting dalam pengaturan tekanan darah. Gangguan ginjal seperti kelainan ginjal, sumbatan pada arteri ginjal (pemasok darah utama), koarktasio aorta (penyempitan pembuluh darah utama yang memasok darah dari jantung ke seluruh tubuh), dan feokromositoma (tumor pada lapisan dalam kelenjar adrenal yang berada di atas ginjal). Penyebab lain, 1-2% adalah kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu seperti pil KB.

Tidak seperti hipertensi esensial yang berkembang secara bertahap, hipertensi sekunder terjadi lebih cepat dan kenaikan tekanan darah pun lebih tinggi. Sebagian kasus hipertensi sekunder bisa disembuhkan apabila penyebabnya diperbaiki. Untuk mencegah munculnya hipertensi sekunder, perlu mengubah dan menghindari faktor-faktor resiko.